Air Sama dengan Kekayaan
Dalam feng shui, air (水, shuǐ) melambangkan kekayaan. Ini bukan metafora — ini persamaan langsung. Di mana air terakumulasi, kekayaan pun terakumulasi. Di mana air mengalir, kekayaan pun ikut mengalir.
Prinsip ini menjelaskan mengapa arsitektur tradisional Tiongkok terobsesi dengan penempatan air. Setiap taman klasik Tiongkok memiliki kolam. Setiap konsultasi feng shui membahas tentang air. Dan real estate termahal di kota-kota di Tiongkok cenderung berada di dekat perairan – bukan hanya karena pemandangannya, tapi juga karena feng shuinya.
Aturan Air
Feng shui memiliki aturan khusus tentang air:
Air harus mengalir menuju bangunan, bukan menjauhinya. Sungai atau aliran sungai yang mengalir menuju pintu depan Anda membawa kekayaan. Yang mengalir membawa kekayaan bersamanya.
Air seharusnya melengkung, bukan mengalir lurus. Air yang mengalir deras mengalir terlalu cepat — kekayaan berlalu begitu saja tanpa henti. Air yang melengkung melambat, memungkinkan kekayaan terakumulasi. Inilah sebabnya mengapa feng shui lebih menyukai aliran sungai yang berkelok-kelok daripada saluran lurus. Lanjutkan dengan Air dalam Feng Shui: Kolam, Air Mancur, dan Akuarium.
Air tetap harus berada di depan, bukan di belakang. Sebuah kolam atau danau di depan sebuah bangunan menciptakan "aula terang" (明堂, míngtáng) — ruang terbuka tempat berkumpulnya qi. Air di belakang bangunan dianggap mengganggu kestabilan.
Air harus bersih. Air yang stagnan dan kotor melambangkan kekayaan yang stagnan dan rusak. Kolam feng shui harus dijaga — air bersih, ikan sehat, tanaman hidup.
Akuarium Feng Shui
Akuarium dalam ruangan adalah salah satu solusi feng shui yang paling umum. Ditempatkan di lokasi yang benar (biasanya sudut tenggara, yang merupakan "sektor kekayaan" di bagua), akuarium dipercaya dapat menarik kemakmuran finansial.
Ikan juga penting. Ikan mas (金鱼, jīnyú — literally "gold fish") lebih disukai karena namanya mengandung kata emas. Jumlah ikan itu penting — delapan adalah yang ideal (karena 8 terdengar seperti "makmur"), dan satu ikan hitam harus dimasukkan untuk menyerap energi negatif.
Jika seekor ikan mati, hal ini diartikan telah menyerap energi negatif yang jika tidak maka akan berdampak pada rumah tangga. Ikan yang mati harus segera diganti.
Vena Naga
Dalam feng shui lanskap, fitur air dibaca dalam kaitannya dengan "urat naga" (龙脉, lóngmài) — jalur qi melalui lanskap. Pegunungan adalah tubuh naga. Sungai adalah darah naga. Lokasi yang ideal untuk sebuah bangunan adalah tempat pertemuan urat naga dengan air — tempat energi gunung ditangkap dan ditahan oleh kehadiran air.
Inilah sebabnya mengapa kota-kota tradisional Tiongkok dibangun di pertemuan sungai, di lembah tempat pertemuan gunung dengan air, atau di dataran tempat sungai berkelok. Pemilihan lokasi tidak sembarangan. Itu adalah feng shui.
Aplikasi Modern
Praktisi feng shui modern menerapkan prinsip air pada lingkungan perkotaan. Air mancur di lobi gedung memiliki fungsi yang sama seperti kolam di taman. Tangki ikan di kantor memiliki fungsi yang sama seperti sungai di dekat rumah.
Skalanya telah berubah. Prinsipnya belum. Air masih sama dengan kekayaan. Melengkung masih mengalahkan lurus. Bersih masih mengalahkan kotor. Dan arah arus tetap menentukan datang atau perginya kemakmuran.