Cara Memilih Lokasi Pemakaman
Pada tahun 2018, saya menemani seorang master feng shui bernama Mr. Chen ke sebuah tebing di Provinsi Fujian. Sebuah keluarga telah menyewa dia untuk memilih lokasi pemakaman bagi patriark mereka yang baru saja meninggal. Mr. Chen menghabiskan tiga hari di gunung itu — berjalan di sepanjang punggungan, menguji tanah, mengambil pembacaan kompas, mengamati pola aliran air setelah hujan. Dia menolak sebelas lokasi potensial sebelum menyetujui satu.
Keluarga itu membayar dia 50.000 RMB (sekitar $7.000 USD) untuk ketiga hari tersebut. Mereka menganggapnya sebagai kesepakatan yang baik. Dalam pandangan mereka, feng shui dari makam ayah mereka akan memengaruhi keberuntungan keluarga selama tiga hingga lima generasi ke depan. Mendapatkan tempat yang tepat lebih berharga daripada mendapatkan harga murah.
Artikel ini menjelaskan proses yang digunakan Mr. Chen — proses yang sama yang diikuti para master feng shui, dengan variasi, selama lebih dari dua ribu tahun.
Langkah 1: Temukan Vena Naga (寻龙 Xún Lóng)
Segala sesuatu dalam feng shui pemakaman dimulai dengan 龙脉 (Lóng Mài) — vena naga. Ini adalah garis tanah yang terangkat — deret pegunungan, punggungan, serangkaian bukit — yang membawa energi bumi (地气 Dì Qì) dari sumbernya ke tujuannya.
Metafora ini bersifat harfiah: orang Tionghoa melihat deretan pegunungan sebagai naga yang bergerak melalui lanskap. Puncak-puncaknya adalah tulang belakang naga. Punggungan yang memanjang dari deret utama adalah anggota badannya. Titik di mana sebuah punggungan berakhir dan energi terhimpun adalah kepala naga — dan di situlah Anda ingin menempatkan makam.
Tidak setiap punggungan adalah vena naga. Karakteristik dari vena naga yang sebenarnya:
| Fitur | Vena Naga Baik | Vena Naga Buruk | |---|---|---| | Bentuk | Bergelombang, dengan puncak dan lembah | Datar, monoton, atau bergerigi | | Vegetasi | Subur, bervariasi, sehat | Jarang, mati, atau seragam | | Tanah | Kaya, gelap, lembab | Berbatu, berpasir, atau tergenang air | | Arah | Berputar dan melengkung secara alami | Lurus dan kaku | | Terminasi | Berakhir pada gundukan lembut atau tanjakan | Jatuh curam atau memudar |Istilah Tionghoa untuk kualitas bergelombang adalah 起伏有致 (Qǐ Fú Yǒu Zhì) — "naik dan turun dengan tujuan." Vena naga yang naik dan turun adalah hidup; yang datar adalah mati. Vena naga yang mati tidak membawa energi yang berguna.
Mr. Chen menghabiskan hari pertama hanya berjalan di sepanjang punggungan gunung, menelusuri vena naga dari asalnya (puncak utama) hingga titik-titik terminasi mereka. Dia mengidentifikasi tiga vena yang layak dan menolak yang lainnya.
Langkah 2: Temukan Titik Akupunktur (点穴 Diǎn Xué)
Setelah Anda menemukan vena naga yang baik, Anda perlu menemukan titik pasti di mana energi terfokus. Ini disebut 穴 (Xué) — secara harfiah "titik akupunktur," kata yang sama yang digunakan dalam akupuntur. Sama seperti tubuh manusia memiliki titik-titik tertentu di mana qi terfokus, lanskap juga memiliki titik di mana energi bumi berkumpul.
Xue biasanya ditemukan di mana vena naga berakhir — di mana punggungan mendatar menjadi gundukan lembut atau tanjakan. Tetapi menemukan titik yang tepat memerlukan pengamatan yang teliti:
"Bibir" (唇 Chún):