Makam Terkenal dan Feng Shui-nya
Orang yang hidup mendapatkan rumah. Orang yang mati mendapatkan feng shui.
Itu mungkin terdengar terbalik, tetapi dalam pemikiran klasik Tiongkok, feng shui pemakaman — yang disebut 阴宅风水 (Yīn Zhái Fēng Shuǐ), secara harfiah berarti "feng shui tempat tinggal yin" — dianggap lebih penting daripada feng shui rumah untuk orang yang hidup. Logikanya sederhana: makam nenek moyang yang diletakkan dengan baik dapat memberkati keturunan selama beberapa generasi. Sebaliknya, makam yang diletakkan dengan buruk dapat mengutuk mereka.
Ini bukanlah kepercayaan pinggiran. Ini adalah kebijakan negara. Setiap dinasti Tiongkok mempekerjakan para ahli feng shui untuk memilih situs makam kekaisaran, dan prosesnya bisa memakan waktu bertahun-tahun. Taruhannya sangat besar — jika makam kaisar memiliki feng shui yang buruk, seluruh dinasti mungkin akan runtuh.
Mari kita lihat beberapa contoh yang paling terkenal.
Makam Dinasti Ming (明十三陵): Pelajaran Utama dalam Feng Shui Gunung
Empat puluh kilometer barat laut Beijing, tiga belas kaisar Dinasti Ming beristirahat di sebuah lembah yang dianggap oleh praktisi feng shui sebagai salah satu lanskap pemakaman terindah yang pernah dipilih. Situs ini dipilih pada tahun 1409 oleh Kaisar Yongle (永乐帝 Yǒnglè Dì), yang memindahkan ibu kota dari Nanjing ke Beijing dan membutuhkan tempat pemakaman yang layak untuk sebuah dinasti.
Feng shui makam Dinasti Ming mengikuti model 四灵 (Sì Líng) — Empat Hewan Surgawi:
| Posisi | Hewan Surgawi | Bahasa Mandarin | Fitur Lanskap | Fungsi | |---|---|---|---|---| | Belakang (Utara) | Kura-kura Hitam | 玄武 (Xuán Wǔ) | Gunung Tianshou 天寿山 | Perlindungan, dukungan | | Kiri (Timur) | Naga Azure | 青龙 (Qīng Lóng) | Rangkaian Gunung Naga | Energi Yang, pertumbuhan | | Kanan (Barat) | Harimau Putih | 白虎 (Bái Hǔ) | Rangkaian Gunung Harimau | Energi Yin, penampungan | | Depan (Selatan) | Phoenix Merah | 朱雀 (Zhū Què) | Lembah terbuka, bukit jauh | Kesempatan, ming tang |Lembah terbuka ke arah selatan — arah kehangatan, cahaya, dan energi yang. Gunung-gunung melingkari belakang dan sisi-sisinya seperti kursi malas, menciptakan apa yang disebut feng shui sebagai 藏风聚气 (Cáng Fēng Jù Qì) — "menyimpan angin dan mengumpulkan qi." Angin terhalang oleh gunung-gunung; qi terkumpul di lembah.
Apa yang membuat situs ini luar biasa adalah 明堂 (Míng Táng) — ruang terbuka di depan makam. Ruang ini luas, melandai lembut, dan memiliki sungai kecil (Sungai Wenyu 温榆河) yang mengalir melaluinya dalam kurva yang lembut. Air di depan situs pemakaman dianggap penting — ia mengumpulkan dan menahan qi yang mengalir dari gunung.
Master feng shui Kaisar Yongle, seorang pria bernama Liao Junqing (廖均卿), dilaporkan menghabiskan dua tahun untuk survei lokasi sebelum merekomendasikan lembah ini. Ketika sang kaisar mengunjungi secara pribadi, ia dikatakan berdiri di pintu masuk lembah dan menyatakan: "此天造地设之所也" (Cǐ tiān zào dì shè zhī suǒ yě) — "Ini adalah tempat yang dibuat oleh langit dan bumi."
Dinasti Ming berlangsung selama 276 tahun. Mereka yang percaya mengaitkan sebagian dari ketahanan itu dengan feng shui makam. Skeptis menunjukkan bahwa dinasti itu sudah mapan sebelum makam dibangun. Kedua belah pihak memiliki poin yang valid.